Ads 468x60px

Jumat, 20 Desember 2013

Manajemen Resiko

Saat memulai sebuah investasi Anda memerlukan Guideline yang disebut Manajemen Resiko. Hal ini perlu dipahami mengingat tidak semua orang memiliki profit investasi yang sama. Ada orang – orang yang bertipe risk lover dengan alasan tingkat return yang cukup besar. Sebaiknya ada orang-orang yang mengutamakan keamanan dananya dengan meminimalkan resiko dengan konsekuensi tingkat return juga lebih kecil.


Faktor resiko yang harus Anda ketahui sebelum memulai forex trading :
Memiliki kemungkinan kehilangan dana 100%. Arus dana sangat cepat (very liquid)• Tidak ada metode trading yang dapat menjamin Anda pasti untung 100%. Ada banyak metode trading yang bagus namun tidak ada satu pun yang dapat menjamin pasti untung 100%. Forex trading bukanlah sebuah “quick rich scheme” yang dapat membuat Anda kaya mendadak tanpa harus bekerja keras. Tidak ada keberhasilan tanpa kerja keras. Kerja keras merupakan bagian yang tak terpisahkan dari mereka yang mengalami kesuksesan finansial dalam hidupnya. Termasuk mereka yang sukses melalui forex trading.

Diperlukan kerja keras untuk mempelajari analisa dan perilaku pasar sehingga kita dapat menebak arah pergerakan harga dengan akurat. Begitu juga diperlukan mental ekstra ketika hasil trading tidak sesuai dengan yang kita harapkan.

Tanyakanlah pada trader-trader sukses yang Anda kenal, apakah mereka pernah mengalami jatuh bangun dalam trading mereka. Dan jawabannya hampir pasti adalah “ya”. Kesuksesan hanyalah disediakan bagi mereka yang mau berusaha dan belajar terus menerus meperbaiki dirinya.

Nah berkaitan dengan resiko yang harus dihadapi jika kita hendak memulai investasi di forex, diperlukan kiat-kiat khusus untuk memperkecil, atau bahkan membalikkan posisi kita yang tadinya minus menjadi kembali positif dan memperoleh untung. Berikut beberapa kiat dan manajemen resiko yang bisa Anda ambil:

1. Cut loss.
Merupakan aksi menutup posisi Anda yang berlawanan dengan pergerakan harga pasar. Cut loss digunakan untuk membatasi kerugian yang dialami sehingga tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar lagi.

Sebagai contoh, katakanlah kita sedang membuka posisi kita pada GBPUSD Open Buy pada harga 1.8000. Membuka posisi Buy berarti kita mengharapkan harga naik melebihi 1.8000 sehingga kita memperoleh untung. Harapan kita harga bergerak misalnya hingga 1.8100 sehingga kita bisa memperoleh profit 100 point. Namun apa daya, ternyata harga bergerak berlawanan dengan yang kita harapkan. Ternyata harga bergerak turun terus menerus dari 1.8000 menjadi 1.7980 dan masih menunjukkan tendensi turun.

Nah daripada kita mengalami kerugian lebih lanjut dan akhirnya mengalami margin call maka lebih baik posisi ditutup meskipun kita menanggung kerugian 20 point (1.8000 menjadi 1.7980 = -20 point). Aksi ini dinamakan cut loss yaitu menutup posisi yang merugi guna mencegah kerugian yang lebih besar.
Detail Kasus Lainnya:

Tuan A membuka posisi Buy GBP/USD pada 1.8850 dengan jumlah quantity 10000. Tuan A memprediksi bahwa tak lama lagi dia bisa melikuidasi posisinya tersebut pada 1.8900. Oleh karena itu dia membuat Risk Manajemen untuk posisinya: Stop Loss di 1.8800 dan Stop Limit pada 1.8900.

Ternyata harga bergerak turun tak menentu hingga kisaran 1.8820.
Dengan segala pertimbangan, Tuan A ingin menutup begitu saja posisinya pada 1.8825. Sehingga Tuan A rugi 25 point (1.8825-1.8850 = -0.0025)

Profit dan Loss dihitung dengan rumus sebagai berikut

(Close - Open) x Quantity

Diketahui:
Posisi Close: 1.8825
Posisi Open: 1.8850
Quantity: 10000

Maka:
Profit/Loss = (1.8825 - 1.8850) x 10000
Loss = -0.0025 x 10000
Loss = $-25 (Tuan A mengalami kerugian $25)

2. Switching.
Aksi ini mirip dengan cut loss, namun bedanya setelah menutup posisi kita yang merugi, kita membuka posisi baru dengan arah yang sama dengan pergerakan harga pasar.

Pada kasus yang sama dengan cut loss diatas, maka kita menutup posisi kita di 1.7980 lalu kita membuka sebuah posisi baru Open Sell karena harga cenderung mengalami penurunan. Dengan demikian jikalau harga terus turun katakanlah mencapai 1.7900 maka secara keseluruhan kita mengalami loss 20 point namun memperoleh profit sebesar 80 points (1.7980-1.7900 = 80) sehingga total kita masih memperoleh profit 60 points.

Contoh kasus

Mr. X memperkirakan harga akan NAIK. Jadi untuk mendapat keuntungan dia memutuskan membeli (Buy) dengan harapan harga akan naik sehingga dia bisa menjual dengan harga yang lebih mahal dan mendapat selisih Keuntungan. Tapi ternyata bukannya naik, malah TURUN harganya.

Dan setelah analisa ulang, Mr. X berkesimpulan perkiraannya bahwa harga akan naik ternyata SALAH. Jadi apa yang harus dia lakukan ? Daripada melawan harga pasar dan menderita kerugian, lagipula harga akan turun lebih jauh dari sekarang Dia memutuskan menutup posisi Buy nya yang merugi dan kemudian membuka posisi baru Sell (dengan harapan harga akan turun). Dan ternyata harga terus turun sehingga dia mengalami keuntungan melebihi kerugian yang diterima di posisi Buy yang dia tutup sebelumnya. Kemudian dia menutup posisi Sell tersebut dan menerima keuntungan.

Tips Untuk Anda:
  • Lakukan hanya bila prediksi keuntungan switching melebihi nilai kerugian posisi pertama yang akan ditutup.
  • Kalau ternyata harga berubah ternyata sesuai dengan prediksi pertama, maka anda akan menderita kerugian 2 kali, yaitu posisi pertama dan posisi kedua juga.
Detail Kasus:

Tuan A membuka posisi Buy GBP/USD pada 1.8850 dengan jumlah Quantity 30000. Tuan A memprediksi bahwa tak lama lagi dia bisa melikuidasi posisinya tersebut pada 1.8900. Oleh karena itu dia membuat Risk Manajemen untuk posisinya: Stop Loss di 1.8800 dan Stop Limit pada 1.8900. Ternyata harga bergerak turun tak menentu hingga kisaran 1.8820. Dengan segala pertimbangan, Tuan A ingin menutup begitu saja posisinya pada 1.8825. Sehingga Tuan A rugi 25 point (1.8825-1.8850 = -0.0025)

(Close - Open) x Quantity

Diketahui:
Posisi Close: 1.8825
Posisi Open: 1.8850
Quantity: 30000

Maka:
Profit/Loss = (1.8825 - 1.8850) x 30000
Loss = -0.0025 x 30000
Loss = $-75 (Tuan A mengalami kerugian $75)

Kemudian Tuan A menganalisa lagi dan memprediksi harga dan diketahui harga akan terus bergerak turun, maka Tn. A membuka posisi Sell dengan Quantity sebanyak 20000 pada 1.8820. Tak beberapa lama harga terus turun hingga berada di kisaran 1.8730. Pada akhirnya Tn. A menutup posisinya pada 1.8740. Tuan A mendapatkan keuntungan 80 point (1.8820 - 1.8740 = 0.0080)

(Close - Open) x Quantity

Profit/Loss = (1.8820 - 1.8740) x 20000
Profit = 0.0080 x 20000
Profit = $160

Keseluruhan hasil dari dua trading tadi adalah
Trading I = -$75
Trading II = $160
Laba = $160 - $75 = $85 atau Rp765.000,- ($1 = Rp 9000)

3. Averaging
Cara ini memerlukan modal ekstra untuk mempertahankan posisi yang telah kita buka yang ternyata bergerak berlawanan dengan harga pasar.

Katakanlah pada kasus yang sama dengan contoh Cut Loss diatas, maka jika kita hendak melakukan aksi averaging maka kita membuka posisi baru namun dalam hal ini tidak seperti switching yang menutup posisi kita yang mengalami kerugian lalu membuka posisi baru yang berlawanan dengan posisi kita yang sebelumnya dengan alasan harga telah bergerak turun. Pada averaging kita tidak menutup posisi kita yang telah dibuka (pada kasus ini Open Buy) lalu bahkan kita menambahinya dengan membuka posisi baru dengan arah yang sama yaitu Open Buy kembali!

Mengapa demikian? Bukankah kita telah melakukan Open Buy sebelumnya dan mengalami kerugian, lalu mengapa kita melakukan Open Buy kembali? Alasannya sederhana, kita berharap karena harga telah turun maka harga akan kembali naik sehingga ketika kita melakukan aksi Open Buy yang kedua diharapkan harga bergerak naik bahkan melampaui Open Buy kita yang pertama sehingga kita memperoleh keuntungan ganda.

Contoh Kasus
Mr. X memprediksi bahwa harga akan naik maka dia membuka posisi Buy. Namun harga ternyata bergerak turun. Mr. X segera menganalisa lagi dan kesimpulannya harga hanya akan turun sesaat dan akan kembali naik sesuai analisa sebelumnya Dia memutuskan membuka posisi buy baru saat harga turun sehingga ketika harga naik kembali dia bukan hanya memiliki 1 posisi yang profit tapi 2 sekaligus. Ternyata benar, tidak lama kemudian harga naik dan kemudian Mr. X menutup kedua posisi nya tersebut, yang pertama dan yang kedua.

Detail Kasus:

Tuan A membuka posisi Buy GBP/USD pada 1.8850 dengan jumlah Quantity
20000. Tuan A memprediksi bahwa tak lama lagi dia bisa
melikuidasi posisinya tersebut pada 1.8900. Oleh karena itu
dia membuat Risk Manajemen untuk posisinya: Stop Loss di 1.8800 dan Stop Limit pada 1.8900.

Ternyata harga terkoreksi dan bergerak turun hingga 1.8825.
Tuan A kembali membuka posisi Buy GBP/USD pada 1.8825 dengan jumlah 10000. Dia juga memasang Stop Loss di 1.8800 dan Stop Limit pada 1.8900.

Lalu tak lama kemudian harga kembali terkoreksi dan menyentuh 1.8900. Dengan demikian Tuan A mendapatkan 2 keuntungan dari 2 posisi yang telah dibuka :


Posisi I :
Profit/Loss = (1.8900 - 1.8850) x 200000
Profit = 0.0050 x 20000
Profit Posisi I = $100

Posisi II :
Profit/Loss = (1.8900 - 1.8825) x 10000
Profit = 0.0075 x 10000
Profit Posisi II = $75

Jumlah Profit kedua posisi : $160 + $75 = $235 atau Rp2.115.000,- ($1 = Rp9000)

4. Hedging
Yaitu menutup open posisi kerugian dengan membuka posisi baru yang berlawanan.
Misalnya Tuan A mempunyai posisi Sell GBP/USD di 1.8900, berarti Tuan A mengharapkan harga turun, ternyata harga terus naik sampai 1.8920, Kemudian Tuan A ingin meminimalkan resiko dengan meng-kunci / hedging kerugian. Yang dilakukan adalah sebagi berikut:
Open posisi baru BUY GBP/USD di 1.8920, maka kerugian Tuan A hanya sebesar 20 point/pips (1.8920 – 1.8900) walaupun harga bergerak naik / turun kemanapun.

Tips untuk Anda :
Jika kita melakukan hedging, biasanya analisa kita akan terganggu, sebab kondisi psikologis kita terganggu, sebab takut kalau kuncian dibuka, harga bisa terbang lagi. Maka sebaiknya :
  • Kita harus disiplin dan menerima kesalahan kita disaat kita salah analisa,kita buat perjanjian dengan diri kita sendiri bahwa jika pergerakan harga akan membawa merugi beberapa poin, kita harus siap-siap melakukan posisi hedging.
  • Jika kita sudah terlanjur dalam posisi hedging, posisi paling aman melepas kuncian/hedging adalah disaat harga mencapai level jenuh diatas ataupun dibawah.
Keempat manajemen resiko diatas sangat sederhana dan mudah untuk dilakukan. Jadi, betapa sayangnya kita mengalami kerugian hanya karena kita tidak mengetahui hal diatas. Namun apakah dengan mengetahui keempat manajemen resiko tersebut kita dipastikan tidak pernah mengalami loss?

Jawabannya tentu saja tidak. Kalau Anda cermati, keempat manajemen resiko diatas bertumpu pada satu hal: kemampuan kita menganalisa pergerakan harga. Ya, memang itulah inti dari forex trading. Manajemen resiko bahkan tidak pernah menjadi efektif apabila kita tidak mampu melakukan analisa dengan benar dan akurat. Jadi, mengetahui analisa adalah keharusan dalam memulai investasi di forex trading.

Masih banyak yang harus dipelajari dalam memasuki dan berinvestasi didunia forex. Kita baru saja mempelajari bagian terluar dari investasi ini.

Posted by Arwaa Adzilla

Strategi Trading Forex / Valas 100% Profit

  Strategi Trading Valas 100% Profit (1)


Kami akan sharing tentang salah satu strategi dari sekian banyak strategi yang kami “temukan” melalui pengalaman kami beberapa tahun yang lalu didalam trading valas. Mungkin beberapa diantara kita mempunyai pengalaman “negatif” di bisnis ini. Menunjuk hukum investasi bahwa semakin besar tingkat ROI (pengembalian modal) yang didapat didalam bisnis apapun maka semakin besar pula tingkat resiko yang ada. Yup, realis aja, jujur kamipun pernah “terjatuh” didalam bisnis ini, namun kami tetap yakin dan optimis dengan bisnis yang menjanjikan ini.
Kami juga pernah pada fase “berbelanja” banyak semua e-book2 tentang strategi – strategi trading valas yang ditawarkan baik online (melaui internet) maupun off-line ( koran, majalah dsb). Namun yang kami dapatkan kurang maksimal padahal sudah mengeluarkan uang banyak untuk membeli e-book2.

Beberapa waku kemudian akhirnya kami menemukan strategi – strategi yang bukan hanya bisa mengurangi resiko dalam bisnis ini, namun bahkan kami mengatakan bahwa strategi kami 100% PROFIT. Dan semuanya sudah kami terapkan di trading kami dan tentunya juga dengan melewati pengorbanan – pengorbanan waktu, tenaga, dan yang pasti materi.
Berikut ini akan kami uraikan strategi yang paling sederhana dari sekian banyak strategi yang kami miliki.
Kami lebih memilih trading di pair currency EUR/USD, EUR/JPY dan USD/JPY. Kenapa? karena fluktuasi pergerakan harganya lebih dinamis dibanding dengan part yang lain. Jangan kaget kalau kami tidak memilih GBP/USD atau mungkin GBP/JPY. Alasannya mungkin sebagian besar profesional trader valas meng-amini, kami berpendapat rata-rata investor yang kalah dibisnis Trading Valas bermain di pair GBP/USD atau GBP/JPY. Anda setuju?
Kalau kita memilih pair currency GBP/USD atau GBP/JPY untuk transaksi trading dengan alasan karena fluktuasinya yang cepat, kenapa tidak memilih trading Index (hangseng atau mungkin Nikkei) saja yang fluktuasinya jauh lebih cepat atau mungkin sekalian CfDs (Saham Bluechips US).
Akan tetapi di bisnis Index /CfDs kita harus siap berani menanggung resiko yang jauh lebih besar. Udahlah, lupakan kesalahan kita, dan jangan pernah dendam dengan kekalahan kita. Karena itu hanya akan membuat psikologi trading kita terganggu. Didalam bisnis ini selain kita harus menghindari sifat yang idealis, tidak mau menerima kesalahan sendiri, anda pasti tau didalam bisnis ini emosi sangat mempengaruhi hasil trading kita, didalam bisnis ini yang sangat perlu diperhatikan adalah harus sabar, tenang dan yakin, dan juga jangan terlalu serakah dan jangan terlalu takut.
Kita lanjutkan ke strategi, kami lebih memilih sell diatas daripada buy dibawah (khusus untuk part EUR/USD, EUR/JPY & USD/JPY). Karena, anda perhatikan saja pergerakan ketiga pair tersebut, naiknya perlahan – lahan tetapi kalau sudah jenuh diatas kemudian turunnya cepat sekali, artinya apa? Posisi sell diatas lebih cepat close trade daripada buy di bawah.
Kita telah mempelajari salah satu dari sekian banyak stategi aman trading kami. Seperti yang kami uraikan diatas, kami berani mengatakan bahwa strategi - strategi kami adalah 100% PROFIT.  Happy Your Trading.....
======================================================
Strategi Trading Valas 100% Profit (2)
Sebelumnya, kalau boleh kami mengajak anda berangan – angan, bayangkan jika di waktu mendatang di segala penjuru kota di negeri tercinta ini tersedia “mesin – mesin ATM” (atau apapun istilahnya) yang menyediakan informasi tentang Forex Rates baik informasi runing harga,chart ataupun yang lainnya. Dimesin itu kita bisa ber-trading valas, mulai dari deposit,open posisi,close sampai ke withdrawal. Ada beberapa alasan saya mempunyai harapan seperti itu :
  1. Trading Valas itu bukan judi.

  2. Trading Valas adalah bisnis yang sangat populer. FOREX TRADING merupakan pasar terbesar di dunia diukur berdasarkan nilai total transaksi.

  3. Ditengah keterpurukan ekonomi, menyempitnya lapangan kerja, mulai jenuhnya bisnis MLM, kebutuhan hidup yang semakin meningkat, Trading Valas hadir sebagai bidang usaha mandiri yang sangat menggiurkan. Trading Valas bisa dilakukan siapa saja, kapan saja dan dimana saja.

  4. Trading Valas bisa dijadikan bisnis dimasa pensiun, ketika usia kita sudah tidak produktif.
Melanjutkan strategi kami yang lalu, Sell di pair EUR/USD, USD/JPY, EUR/JPY ketika sudah jenuh diatas (lebih baik memiih Sell diatas daripada Buy dibawah).

Strategi berikut ini memang lebih sedikit “rumit”. Kita sudah mulai On-line menjelang Open Market Amerika sekitar jam 19.20, wait and see dengan “pertempuran” Eropa dan US. Disaat “pertempuran” itu kita harus berjiwa investasi seperti macan tutul. Macan tutul jika sedang mengendus calon mangsanya pasti akan hati – hati sekali. Meskipun larinya lebih kencang dari mangsanya tetapi ia akan menerkam mangsanya hanya jika sudah benar – benar dekat atau 99,99% kena.
Dalam strategi ini kita akan melakukan open posisi SELL EUR/JPY. Diantara jam 19.30 – 23.00 kita perhatikan chart ketiga pair (EUR/USD, USD/JPY & EUR/JPY). Perhatikan pergerakan chart EUR/USD dan USD/JPY, jika keduanya berada diatas (keduanya mendekati high hari itu) sudah pasti EUR/JPY akan diatas juga bahkan break high. Nah saat itulah waktu yang paling ideal untuk open posisi Sell. Anda juga tidak perlu menggunakan stop loss. Pergerakan selanjutnya jika salah satu pair EUR/USD atau USD/JPY turun maka EUR/JPY sudah pasti ikut turun, kemudian pergerakan selanjutnya jika keduanya (EUR/USD & USD/JPY)turun, maka EUR/JPY sudah pasti terjun bebas dan menambah pundi – pundi profit pip kita.
Anda telah berkenalan dengan dua dari sekian banyak strategi aman kami. 
======================================================
Strategi Forex dengan menggunakan “Short Term Trading System”
Kali ini saya akan membahas lagi salah satu dari sekian banyak Strategi Trading Forex reguler saya. Strategi yang akan kita bahas saya namakan “Short Term Trading System”. Sebelumnya perlu diketahui mengenai peraturan Short Term Trading di salah satu pialang yang populer di kalangan netter. Ini saya kutip dari peraturan mereka

Maksimum jumlah posisi jangka pendek (kurang dari 5 menit) yang dapat dibuat oleh trader dalam periode 4 jam adalah 15. Jika trader menutup lebih dari 75 posisi jangka pendek atau lebih dari 300 posisi dalam 7 hari berturut-turut, account trader tersebut akan dihambat sementara dari pengiriman order baru ke pasar. Perlu dicatat bahwa pembatasan ini mengacu pada jumlah posisi dari kedua desk live trading dan virtual trading. Kebijakan ini telah diterapkan untuk membatasi jumlah yang berlebihan dari posisi jangka pendek yang dapat dieksekusi trader dan untuk membatasi keseluruhan jumlah posisi untuk mengontrol dengan lebih baik pembebanan pada server kami.
Dengan strategi ini kita bisa trading tanpa migran, kepikiran terus, jantung dagdigdug dsb. Walaupun dengan margin kecil misalnya saja kita patok $200, dengan strategi ini kita bisa mendulang profit setara dengan profit jika kita trading account reguler di futures lokal (yang deposit margin minimal $3000).



Klik gambar untuk memperbesar

Caranya :
Buatlah skenario Open Buy dan Open Sell bersamaan, Open Price Sell harus 2 pips diatas Open Price Buy. Semuanya kita pasang Target masing – masing profit 8 pips. Kita tunggu beberapa saat, jika salah satu sudah tersentuh traget (closed) maka posisi yang berlawanan langsung kita ganti targetnya, yakni kita minuskan / loss (Closed dalam keadaan loss), dengan catatan profit harus lebih besar dari loss. Untuk membantu memahami silahkan melihat screenshot hasil trading kami dengan menggunakan cara ini. Digambar terlihat 3 pasang BUY dan Sell dengan perhitungan total profit 30pips – 20pips = +10pips dalam waktu satu jam (lihat waktu entered dan exited). Coba bayangkan jika kita mencurahkan lebih banyak waktu untuk bertrading dengan strategi ini, tentunya profit lebih banyak bukan?

Klik gambar untuk memperbesar

Kalau kita baca dengan seksama mengenai peraturan yang ada, strategi ini jauh dari kata melanggar.

sumber : http://forexon-line.blogspot.com/2007/08/strategi-forex-trading-valas-100-profit.html

Senin, 16 Desember 2013

Deposit Akun Binary.com

Salahsatu cara deposit akun binary.com yang banyak digunakan para trader Indonesia, ialah melalui ex-changer lokal yang resmi terdaftar dan bekerjasama dengan pihak binary.com. Selain mudah juga cepat prosesnya, lebih dari 15 ex-changer yang ada di Indonesia diantarnya adalah :

Silahkan tentukan sendiri Exchager mana yang anda sukai untuk bertransaksi baik deposit ataupun withdrawl, karena masing-masing mempunyai rate / harga jual-beli yang berbeda tergantung dengan stock currensy yang tersedia.
Jika saya sudah terbiasa dengan FastChanger168.com dalam melakukan transaksi Deposit ataupun Withdrawl hasil trading saya.
Berikut panduan / cara Deposit melalui Fastchanger168.com :

1. Kunjungi website www.fastchanger168.com

2. Lihat Stock dan Rate Kurs sedang tersedia/berlaku saat itu

3. Klik Tab Beli Untuk Melakukan Deposit


4. Isi Data2 Transaksi dengan teliti & benar


5. Anda akan mendapatkan Konfirmasi perintah selanjutnya untuk mentransfer ke rekening pemilik Ex-Chager


6. Lakukan Konfirmasi balik melalui sms dengan format yang telah di contohkan


6. Tunggu beberapa saat akan ada konfirmasi bahwa proses transaksi telah di proses silahkan login ke www.binary.com untuk melihat saldo $ Anda.

(*FREE e-Book Panduan Trading Binary ProfitableUntuk Pemula

*Khusus untuk yang mendaftar Binary.com melalui link disini !!!






Cara Daftar Binary.com

Bagi Anda yang bermodal kecil atau ingin belajar Forex dan cari pengalaman dengan resiko kecil, binary.com adalah tempatnya. Untuk pendaftarannya gratis tidak di pungut biaya.


Bagi pemula dan belum punya modal bisa mencoba di Account Virtual caranya daftar disini !!!
Gambar cara mendaftar Account Virtual :



Dan bagi Anda yang sudah Bisa, silahkan mendaftar buka Account Riil disini !!!, Silahkan ikuti panduannya berikut ini :


Cara mendaftar Account Riil :


Gb.1 (Klik untuk memperbesar)


Gb.2 (Klik untuk memperbesar)


Gb.3 (Klik untuk memperbesar)


Gb.4 (Klik untuk memperbesar)


Selamat Sekarang Anda Adalah Seorang Trader Binary.com 
Lakukan Deposit mulai dari $5 melalui Credit card , atau mulai dari $10 melalui Lokal Ex-Changer yang terdaftar di binary.com untuk memulai Trading Riil Anda
Untuk lebih jelas lihat panduan Deposit Akun Anda di sini!!!
Dan
Sebagai Support dari kami karena anda telah mendaftar melalui blog ini
Silahkan Klik Contat Us Cantumkan No. CR Anda untuk mendapatkan (*FREE e-Book Panduan Trading Binary ProfitableUntuk Anda "Jika Anda Membeli via internet akan berharga ratusan ribu hingga jutaan rupiah ( Mending buat deposit :-) " 

*Khusus untuk yang mendaftar melalui link blog support ini